Cara Membuat Kartu Pelajar SMA, SMK dan SMP

Cara Membuat Kartu Pelajar SMA, SMK dan SMP


PELAJARNEWS.com
- Kartu pelajar adalah salah satu identitas yang harus dimiliki oleh siswa-siswi yang bersekolah di jenjang SMA, SMK dan SMP. 

Kartu pelajar berfungsi sebagai bukti bahwa seseorang adalah siswa aktif di sekolah tertentu, dan juga sebagai syarat untuk mendapatkan berbagai fasilitas atau bantuan dari pemerintah maupun pihak lain. 

Kartu pelajar juga dapat digunakan untuk mengikuti berbagai kegiatan atau acara yang memberikan diskon atau potongan harga khusus untuk pelajar.

Baca juga: Cara Cerdas Berinvestasi untuk Pelajar SMA

Namun, bagaimana cara membuat kartu pelajar SMA, SMK dan SMP yang baik dan benar? Apa saja yang harus dipersiapkan dan diperhatikan dalam pembuatan kartu pelajar? 

{getToc} $title={Table of Contents}

Cara Membuat Kartu Pelajar SMA, SMK dan SMP

Artikel ini akan menjelaskan langkah-langkah dan tips dalam membuat kartu pelajar SMA, SMK dan SMP secara mudah dan praktis.

Persiapan Bahan dan Alat

Sebelum membuat kartu pelajar, ada beberapa bahan dan alat yang harus disiapkan terlebih dahulu, yaitu:

  • Kertas PVC atau kertas laminating, yang biasanya berukuran A4 dan memiliki ketebalan 0,5 mm. Kertas ini dapat dibeli di toko alat tulis atau online dengan harga sekitar Rp 10.000-Rp 15.000 per lembar.
  • Printer, yang dapat mencetak gambar dan tulisan dengan kualitas yang baik dan tahan lama. Printer yang direkomendasikan adalah printer laser atau inkjet yang dapat mencetak warna.
  • Cutter, gunting, atau pisau, yang digunakan untuk memotong kertas PVC sesuai dengan ukuran kartu pelajar yang diinginkan. Ukuran standar kartu pelajar adalah 8,6 cm x 5,4 cm, sama dengan ukuran kartu ATM atau kartu kredit.
  • Laminator, yang digunakan untuk melapisi kertas PVC dengan plastik bening agar lebih kuat dan tahan air. Laminator dapat dibeli di toko alat tulis atau online dengan harga sekitar Rp 200.000-Rp 300.000. Jika tidak memiliki laminator, dapat juga menggunakan setrika untuk mencairkan plastik laminating.
  • Plastik laminating, yang digunakan untuk melapisi kertas PVC. Plastik laminating biasanya berukuran A4 dan memiliki ketebalan 0,1 mm. Plastik laminating dapat dibeli di toko alat tulis atau online dengan harga sekitar Rp 5.000-Rp 10.000 per lembar.
  • Tali atau gantungan, yang digunakan untuk menggantung kartu pelajar di leher. Tali atau gantungan dapat dibeli di toko alat tulis atau online dengan harga sekitar Rp 1.000-Rp 5.000 per buah.
  • Lubang puncher, yang digunakan untuk membuat lubang di kartu pelajar agar dapat dimasukkan ke tali atau gantungan. Lubang puncher dapat dibeli di toko alat tulis atau online dengan harga sekitar Rp 10.000-Rp 20.000 per buah.

Desain Kartu Pelajar

Setelah menyiapkan bahan dan alat, langkah selanjutnya adalah mendesain kartu pelajar sesuai dengan kebutuhan dan kreativitas. 

Desain kartu pelajar dapat dibuat menggunakan aplikasi komputer seperti Microsoft Word, CorelDraw, Photoshop, atau aplikasi online seperti Canva, Crello, atau PicMonkey. Desain kartu pelajar harus mencakup beberapa elemen penting, yaitu:

  • Logo dan nama sekolah, yang harus diletakkan di bagian atas atau tengah kartu pelajar. Logo dan nama sekolah harus jelas dan mudah dibaca, serta sesuai dengan warna dan tema sekolah.
  • Foto siswa, yang harus diletakkan di bagian kiri atau kanan kartu pelajar. Foto siswa harus berukuran 3 cm x 4 cm, berwarna, dan menampilkan wajah siswa secara utuh dan jelas. Foto siswa harus diambil dengan latar belakang polos dan seragam sekolah.
  • Data siswa, yang harus diletakkan di bagian bawah atau samping foto siswa. Data siswa harus mencakup nama lengkap, nomor induk siswa nasional (NISN), kelas, jurusan (jika ada), dan tahun ajaran. Data siswa harus ditulis dengan huruf yang jelas dan mudah dibaca, serta sesuai dengan data yang terdaftar di sekolah.
  • Tanda tangan dan stempel kepala sekolah, yang harus diletakkan di bagian bawah atau samping data siswa. Tanda tangan dan stempel kepala sekolah harus asli dan tidak boleh dipalsukan, serta menunjukkan bahwa kartu pelajar telah disahkan oleh sekolah.
  • Barcode atau QR code, yang dapat diletakkan di bagian belakang atau sudut kartu pelajar. Barcode atau QR code dapat berisi informasi tambahan tentang siswa, seperti alamat, nomor telepon, email, atau akun media sosial. Barcode atau QR code dapat dibuat menggunakan aplikasi online seperti Barcode Generator, QR Code Generator, atau QR Code Monkey.

Cetak dan Laminasi Kartu Pelajar

Setelah mendesain kartu pelajar, langkah berikutnya adalah mencetak dan melaminasi kartu pelajar agar siap digunakan. Cara mencetak dan melaminasi kartu pelajar adalah sebagai berikut:

  • Masukkan kertas PVC ke dalam printer, dan pastikan kertas PVC sesuai dengan ukuran dan arah cetak yang diinginkan. Jika menggunakan printer laser, pastikan kertas PVC tahan panas dan tidak mudah meleleh.
  • Buka file desain kartu pelajar yang telah dibuat, dan pilih menu print atau cetak. Atur ukuran dan jumlah cetakan sesuai dengan kebutuhan, dan pastikan kualitas cetak adalah high atau tinggi. Jika menggunakan aplikasi online, pastikan file desain kartu pelajar telah disimpan dalam format PDF atau JPG.
  • Klik tombol print atau cetak, dan tunggu hingga proses cetak selesai. Jika menggunakan printer inkjet, biarkan kertas PVC mengering terlebih dahulu sebelum dipotong atau dilaminasi.
  • Potong kertas PVC sesuai dengan ukuran kartu pelajar yang diinginkan, yaitu 8,6 cm x 5,4 cm. Gunakan cutter, gunting, atau pisau yang tajam dan rapi, dan pastikan tidak ada sisa kertas PVC yang terpotong.
  • Masukkan kertas PVC yang telah dipotong ke dalam plastik laminating, dan pastikan kertas PVC berada di tengah plastik laminating. Jika menggunakan setrika, letakkan plastik laminating di atas kain atau kertas yang halus dan rata, dan pastikan setrika tidak terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Masukkan plastik laminating ke dalam laminator, dan tunggu hingga plastik laminating keluar dari laminator. Jika menggunakan setrika, setrika plastik laminating dengan gerakan memutar dan merata, dan pastikan plastik laminating tidak terlipat atau terbakar.
  • Potong plastik laminating sesuai dengan ukuran kartu pelajar, dan pastikan tidak ada sisa plastik laminating yang terpotong. Gunakan cutter, gunting, atau pisau yang tajam dan rapi, dan pastikan tidak ada udara yang terperangkap di dalam plastik laminating.
  • Buat lubang di kartu pelajar menggunakan lubang puncher, dan pastikan lubang berada di bagian atas atau tengah kartu pelajar. Gunakan lubang puncher yang sesuai dengan ukuran tali atau gantungan yang akan digunakan, dan pastikan lubang tidak terlalu besar atau terlalu kecil.
  • Masukkan tali atau gantungan ke dalam lubang kartu pelajar, dan pastikan tali atau gantungan terikat dengan kuat dan rapi. Gunakan tali atau gantungan yang sesuai dengan warna dan tema sekolah, dan pastikan tali atau gantungan tidak terlalu panjang atau terlalu pendek.

Selesai

Kartu pelajar SMA, SMK dan SMP telah selesai dibuat dan siap digunakan. Simpan kartu pelajar di tempat yang aman dan mudah dijangkau, dan jangan lupa untuk membawanya setiap kali bersekolah atau mengikuti kegiatan lain yang membutuhkan kartu pelajar. 

Jaga kartu pelajar agar tidak rusak, hilang, atau dicuri, dan perbarui kartu pelajar jika ada perubahan data atau masa berlaku habis.

Baca juga: Cara Menghitung Nilai Akhir SMA Terbaru 2024

Perbarui Kartu Pelajar

Kartu pelajar SMA, SMK dan SMP memiliki masa berlaku yang terbatas, biasanya satu tahun ajaran. 

Jika masa berlaku kartu pelajar telah habis, atau jika ada perubahan data siswa, seperti pindah kelas, jurusan, atau sekolah, maka kartu pelajar harus diperbarui sesuai dengan data yang baru. 

Cara memperbarui kartu pelajar adalah sebagai berikut:

  • Bawa kartu pelajar lama ke sekolah, dan serahkan kepada petugas yang bertanggung jawab atas pembuatan kartu pelajar. Jika kartu pelajar lama hilang atau rusak, laporkan kepada petugas dan tunjukkan bukti bahwa Anda adalah siswa yang bersangkutan, seperti rapor, ijazah, atau surat keterangan dari sekolah.
  • Isi formulir permohonan pembuatan kartu pelajar baru, dan lampirkan foto terbaru yang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Jika ada perubahan data siswa, seperti nama, NISN, kelas, jurusan, atau sekolah, pastikan data yang diisi sudah benar dan sesuai dengan data yang terdaftar di sekolah.
  • Tunggu hingga kartu pelajar baru selesai dibuat, dan ambil kartu pelajar baru di tempat yang ditentukan. Jika menggunakan sistem online, kartu pelajar baru dapat diunduh dan dicetak sendiri oleh siswa. Pastikan kartu pelajar baru sudah sesuai dengan data yang diinginkan, dan tidak ada kesalahan atau kekurangan dalam kartu pelajar baru.
  • Simpan kartu pelajar baru di tempat yang aman dan mudah dijangkau, dan jangan lupa untuk membawanya setiap kali bersekolah atau mengikuti kegiatan lain yang membutuhkan kartu pelajar. Jaga kartu pelajar baru agar tidak rusak, hilang, atau dicuri, dan perbarui kartu pelajar baru jika ada perubahan data atau masa berlaku.

Kesimpulan

Demikianlah cara membuat kartu pelajar SMA, SMK dan SMP yang baik dan benar. Kartu pelajar adalah identitas yang penting bagi siswa-siswi yang bersekolah di jenjang SMA, SMK dan SMP, dan harus dibuat dengan teliti dan rapi. 

Kartu pelajar berfungsi sebagai bukti bahwa seseorang adalah siswa aktif di sekolah tertentu, dan juga sebagai syarat untuk mendapatkan berbagai fasilitas atau bantuan dari pemerintah maupun pihak lain. 

Kartu pelajar juga dapat digunakan untuk mengikuti berbagai kegiatan atau acara yang memberikan diskon atau potongan harga khusus untuk pelajar.

Untuk membuat kartu pelajar, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yaitu persiapan bahan dan alat, desain kartu pelajar, cetak dan laminasi kartu pelajar, dan perbaruan kartu pelajar. 

Bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat kartu pelajar antara lain kertas PVC, printer, cutter, gunting, atau pisau, laminator, plastik laminating, tali atau gantungan, dan lubang puncher. 

Desain kartu pelajar harus mencakup logo dan nama sekolah, foto siswa, data siswa, tanda tangan dan stempel kepala sekolah, dan barcode atau QR code. 

Cetak dan laminasi kartu pelajar harus dilakukan dengan hati-hati dan rapi, agar kartu pelajar menjadi kuat dan tahan lama. Perbaruan kartu pelajar harus dilakukan jika ada perubahan data atau masa berlaku kartu pelajar.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam membuat kartu pelajar SMA, SMK dan SMP. Terima kasih telah membaca artikel ini, dan selamat mencoba!

Pelajar News

Selamat datang di Pelajar News, tempatnya informasi pendidikan pelajar yang menarik dan berinovasi! Kami hadir untuk menjembatani perjalanan belajar Anda dengan konten yang memikat dan bermanfaat.

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال